Kota Jambi (ANTARA) - Dampak jalan tol Sumatera di ruas Bayung Lencir (Sumsel)-Tempino-Pijoan (Jambi) jasa angkutan bus di Jambi mulai bersaing dalam memberikan fasilitas hingga layanan kepada masyarakat.
"Sudah mulai dilirik, pemain besar akan masuk di Jambi (PO Bus), itu pengaruh tol, jadi ke depan lebih bersaing," jelas Kepala Terminal Tipe A Alam Barajo Kota Jambi Sugiyo, di lokasi, Rabu.
Sugiyo menyampaikan dampak kemantapan infrastruktur yang dibangun pemerintah khususnya jalan tol, berpengaruh terhadap perkembangan layanan jasa angkutan darat (bus) di Provinsi Jambi.
Hal itu ditandai dengan kehadiran perusahaan otobus besar yang mulai membuka layanan di Jambi. Bahkan sejumlah perusahaan otobus dari Pulau Jawa, yang memiliki layanan bagus sudah melirik peluang bisnis jasa bus di Jambi.
Ia mencontohkan, tiga hari sebelum Lebaran (H-3), penumpang yang berangkat dari terminal masih tinggi. Dari data yang dihimpun sejak pagi 08.00 WIB hingga malam pukul 20.00 WIB (18/3), tercatat ada 39 unit keberangkatan bus dengan membawa 1.097 penumpang, tujuan utama Pulau Jawa.
Di tambah keberangkatan 14 bus lintasan yang menaikkan penumpang dari luar terminal, dengan membawa sekitar 424 orang.
Lanjut dia, untuk keberangkatan rute panjang seperti ke Jawa, umumnya berlangsung dari pagi pukul 08.00 WIB hingga tengah hari. Sementara itu, bus AKAP jarak pendek dan menegah, seperti tujuan Sumbar, Sumut, Bengkulu dan Sumsel serta Lampung rata-rata berangkat malam.
Selain itu, menurut dia tingginya animo masyarakat ini di dukung oleh fasilitas bus yang tersedia, termasuk penyesuaian kenaikan tarif hari raya yang di nilai normal, tidak melebihi batas atas yang di tetapkan pemerintah atau di atas 40 persen dari hari normal.
"Tarif kendaraan masih sesuai ketentuan, di tambah layanan dan waktu tempuh mulai terpotong karena tol," tutupnya.
Perwakilan agen bus lintas Jambi-Jakarta-Bandung Beni Hardi mengatakan dalam dua tahun terakhir persaingan perusahaan otobus di Jambi mulai ramai. Itu disebabkan oleh waktu tempuh yang semakin singkat dampak keberadaan jalan tol.
Saat ini, menurutnya perusahaan layanan angkutan darat mulai berlomba memberikan layanan terbaik demi menarik minat masyarakat agar menggunakan jasa bus.
"Memang ada dampaknya (tol), kita menawarkan fasilitas yang baik. Biasanya masyarakat tidak melihat harga, mereka melihat kenyamanan yang diberikan oleh bus yang ditumpanginya," jelas Beni.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026