Muaro Jambi (ANTARA) - Bupati Bambang Bayu Suseno resmi menutup lima yayasan lembaga yang terafiliasi terhadap kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang ada di Kabupaten Muaro Jambi, dimana mereka menyebarkan kotak amal untuk mencari bantuan dana.
“Kelima yayasan yang ditutup karena terafiliasi dengan NII yang ada di Kabupaten Muaro Jambi itu diantaranya ada dua yayasan berada di Kecamatan Jambi Luar Kota Jaluko dan masing-masing satu di Kecamatan Sungai Gelam, Mestong dan Sungai Bahar,” kata Bambang Bayu Suseno, di Jambi Jumat.
Penutupan itu ditandai dengan kehadiran langsung bupati di Yayasan Amal Bakti Insan Madani, di Desa Mendalo Indah Kecamatan Jaluko, pada Kamis (14/8).
Dalam kesempatan tersebut bupati mengimbau seluruh masyarakat Muaro Jambi untuk lebih berhati-hati bergabung dalam organisasi, yayasan, atau lembaga yang berpotensi bertentangan dengan ideologi negara.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam berdonasi meningkatkan kewaspadaan terhadap terorisme dan radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan NKRI, serta melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada aparat penegak hukum.
“Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial,” kata Bambang Bayu Suseno.
Bupati BBS menegaskan, yayasan atau lembaga yang izinnya telah dicabut diberikan waktu satu bulan untuk menarik kotak amal yang tersebar di wilayah Kabupaten Muaro Jambi maupun di luar daerah tersebut.
Apabila tidak dilakukan penarikan dalam batas waktu yang ditentukan. Tim terpadu akan melakukan penertiban dan penarikan kotak amal tersebut kemudian menyerahkannya kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi.
Pewarta: Aan/Nanang MairiadiEditor : Nanang Mairiadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026