Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jambi menuntaskan program bedah rumah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sekitar Rp1,1 miliar dengan sasaran 550 rumah tidak layak tersebar di 11 kabupaten dan kota di wilayah itu.
"Untuk tahun ini, pembedahan rumah sebanyak 550 unit, dan semuanya sudah terlaksana 100 persen," kata Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi Ariesto Harun Wijaya di Kota Jambi, Minggu.
Ia mengatakan setelah proses perbaikan tuntas, rumah tersebut diserahkan kembali kepada pemilik bangunan. Kegiatan bedah rumah tersebut menjangkau seluruh wilayah di Provinsi Jambi.
Langkah itu sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bedah rumah. Setiap rumah mendapat alokasi dana perbaikan Rp20 juta.
Dia menjelaskan program bedah rumah salah satu wujud nyata visi misi Pemerintah Provinsi Jambi menghadirkan hunian layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program tersebut, kata dia, negara hadir membantu menyelesaikan pengentasan kemiskinan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, melalui bantuan perbaikan sarana tempat tinggal warga kurang mampu mendapatkan kualitas tempat tinggal baik.
Dia mengharapkan kegiatan tersebut memberikan dampak ekonomi dan sosial masyarakat.
Pemerintah optimistis rumah yang layak huni dan sehat mampu meningkatkan produktivitas sehingga warga mampu menciptakan kesejahteraan keluarga.
Bukit capaian tersebut, katanya, Gubernur Jambi dalam lawatan ke sejumlah kabupaten, secara simbolis menyerahkan bantuan bedah rumah program Pemerintah Provinsi Jambi, melalui Dinas PUPR.
“Walaupun penyerahan simbolis dilakukan bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun di beberapa kabupaten, namun secara keseluruhan seluruh kegiatan pembedahan rumah telah terlaksana sepenuhnya di lapangan,” katanya.
