Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) mampu mendidik masyarakat tentang manfaat olahraga untuk kesehatan mengingat tubuh yang sehat secara langsung berhubungan dengan peningkatan rasa bahagia.
"Terima kasih atas antusiasme para peserta untuk turut meramaikan kegiatan ini dan apresiasi kepada seluruh pihak terkait atas dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan festival ini," kata Gubernur Jambi Al Haris saat pembukaan festival olahraga masyarakat tradisional dan kreasi budaya KORMI di Jambi, Minggu.
Menurut gubernur, olahraga tradisional merupakan salah satu cabang olahraga dengan nuansa tradisional yang mampu menunjukkan jati diri suatu kebudayaan daerah, sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa yang tersebar diseluruh nusantara.
Olahraga tradisional patut dijaga, dikembangkan dan dilestarikan agar terus dikenal dan tetap menjadi warisan leluhur bangsa hingga generasi mendatang.
Al Haris mengulas bahwa olahraga tradisional telah dimainkan sejak dulu diseluruh pelosok nusantara, dan bahkan hingga kini. Di beberapa daerah olahraga tradisional masih menjadi salah satu kegiatan yang sangat digemari oleh masyarakat karena kesederhanaannya, mudah dimengerti dan dipelajari.
Dalam kesederhanaan, olahraga tradisional tak hanya tentang adu kekuatan fisik, tetapi juga mengandung makna filosofis serta mengajarkan kita untuk memiliki daya cipta, kreasi dan imajinasi yang tinggi.
Al Haris menegaskan, KORMI telah banyak membantu dalam peningkatan prestasi di kancah nasional. Untuk itu, pemerintah provinsi berjanji akan mengalokasikan anggaran untuk pembinaan termasuk bonus bagi atlet KORMI yang berprestasi.
"Insya Allah tahun 2026 kita tetap anggarkan, besar kecilnya nanti kita lihat dulu dari kemampuan daerah. Karena KORMI telah berhasil naik peringkat, telah berjuang mengharumkan nama Jambi di tingkat pusat. Kita ini sudah diperhitungkan di tingkat nasional, jadi perlu penyemangat bagi atlet," jelas Gubernur Al Haris.
