Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memperkenalkan berbagai potensi budaya lokal kepada para kepala daerah peserta Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang berlangsung di Kota Jambi.
Wali Kota Jambi Maulana di Jambi, Kamis, mengatakan para Wali Kota melakukan kunjungan lapangan dan mereka terkesan sekaligus kagum dengan peradaban yang ada di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muaro Jambi.
"Mereka kagum dengan peradaban yang sangat unggul dan museum ini diharapkan bisa segera diresmikan, sehingga terbuka untuk umum dan mendorong daya tarik pariwisata," katanya.
Kunjungan itu menjadi bagian dari agenda Muskomwil II yang tidak hanya membahas isu pemerintahan. Tetapi juga memperkenalkan potensi lokal Kota Jambi baik dari segi infrastruktur modern maupun kekayaan sejarah dan budaya.
Maulana juga mengatakan ada sejumlah hal yang dibahas bersama para kepala daerah yang hadir dari kunjungan lapangan itu.
Sejumlah kepala daerah yang hadir antara lain Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selaku Ketua Umum Apeksi, Sekretaris Dewan Pengurus yang juga Direktur Eksekutif Apeksi Alwis Rustam, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, Wali Kota Lubuk Linggau Rachmat Hidayat beserta Wakil Wali Kota Rustam Effendi, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi BZ, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Wali Kota Pangkal Pinang Saparudin, serta perwakilan Wali Kota Palembang dan Wali Kota Prabumulih.
"Kita semua ternyata memiliki jejak sejarah kalau dirangkai menjadi satu kesatuan. Kesimpulannya adalah bumi sriwijaya yang memiliki peradaban yang tua dan unggul," katanya.
Kesamaan sejarah yang dimiliki itu, kata dia, akan membangun kolaborasi bersama untuk membangun ekonomi maju secara bersama-sama.
"Ini menjadi landasan untuk kolaborasi yang akan dibangun bersama Wali Kota se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dalam membangun ekonomi," kata dia.
Kunjungan lapangan dilakukan di dua Lokasi antara lain Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpusat Sijenjang, dan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muaro Jambi, yang merupakan kompleks percandian Buddha-Hindu terluas di Asia Tenggara.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026