Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris berencana mengembangkan program pesantren bagi aparatur sipil negara (ASN) yang difokuskan untuk kegiatan mengaji dan pendalaman ilmu agama setiap bulan pada Jumat pagi.
"Nanti ada ustadz, kita belajar. Karena saya yakin, banyak di antara kita yang shalat belum sempurna, dari wudhu sampai gerakan shalat," kata dia saat memimpin kegiatan Safari Subuh di Jambi, Jumat.
Gubernur menjelaskan bahwa program shalat Subuh berjamaah keliling bukan sekadar ibadah rutin, tetapi upaya membiasakan ASN bangun lebih awal dan menghindari sikap lalai dalam kehidupan sehari-hari.
Termasuk membangun disiplin, meningkatkan keimanan, serta menanamkan kesadaran spiritual di kalangan pegawai Pemprov Jambi.
“Kenapa saya selalu mengajak shalat Subuh berjamaah keliling setiap Jumat? Tujuannya supaya ASN kita terbiasa bangun di waktu subuh. Karena kita ini makhluk yang sering lalai dan terlalu santai,” ujar Al Haris.
Menurut dia, dengan program Safari Subuh, ASN diharapkan bisa bangun lebih awal dan memulai hari dengan ibadah.
Ia mengakui, tingkat kehadiran ASN masih tergolong rendah dalam mengikuti kegiatan rutin mingguan tersebut.
“Kalau dipresentasikan, paling-paling hanya sekitar 5 persen pejabat yang hadir. Banyak justru yang ikut rombongan kami adalah para veteran dan pejuang subuh, bapak-bapak kita,” ungkapnya.
