Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui Gerakan Penanaman Pohon Serentak Provinsi Jambi yang dilakukan oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso bersama unsur Forkopimda serta undangan di area Sport Center Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Rabu (28/01).
Kegiatan yang sama dipusatkan di sempadan Sungai Batanghari, tepatnya di Dusun Tuo, Desa Pematang Jering, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi ini turut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup yang diwakili Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Ir. Nur Adi Wardojo, Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Danrem 042/Gapu, Bupati Muaro Jambi, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi yang mengikuti kegiatan secara virtual.
Wabup Katamso menjelaskan, untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat, penanaman pohon secara simbolis dipusatkan di halaman belakang GOR Pemengis dengan jumlah 200 bibit pohon yang ditanam pada hari pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, pemerintah daerah telah mengoordinasikan penanaman lanjutan sebanyak sekitar 3.200 batang pohon yang akan dilaksanakan di Kecamatan Batang Asam.
“Penanaman sebanyak 3.200 batang tersebut merupakan program yang dikelola oleh pemerintah daerah dan akan diperkuat dengan dukungan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah sekitar,” katanya.
Dia juga menambahkan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah melaksanakan penanaman sekitar 3.000 bibit mangrove di wilayah pesisir. Penanaman ini dilakukan di kawasan mangrove seluas kurang lebih 2.100 hektare, melalui kerja sama dengan TNI, POLRI, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, serta organisasi lingkungan seperti WARSI dan LKBN Antara Jambi.
Wabup Katamso berharap, gerakan penanaman pohon ini dapat terus berlanjut dan menjadi program berkelanjutan, sehingga upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan.
Sementara itu sebanyak 201.274 bibit pohon kehutanan ditanam secara serentak di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga keseimbangan lingkungan, khususnya melalui penanaman pohon di kawasan bantaran sungai yang rawan abrasi.
“Selama ini kita lebih banyak mengambil daripada menanam. Padahal pohon berfungsi menjaga tebing sungai, mencegah banjir, serta melindungi ekosistem,” kata Al Haris.
Dia juga mengingatkan potensi ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat rendahnya curah hujan serta kemungkinan masuknya fenomena El Nino.
“Jika tidak diantisipasi dengan baik, kondisi kering ini dapat memicu karhutla. Karena itu, mari kita tanam pohon secara serentak, terutama di sepanjang bantaran sungai yang mulai terkikis,” tambahnya.
Gubernur mengajak seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi keberlanjutan alam Provinsi Jambi. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan 20 ribu benih ikan patin kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan serta penguatan ekonomi masyarakat.
Pewarta: Eko Siswono/Nanang MairiadiUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026