Jambi (ANTARA) - Kapolda Irjen Pol Krisno H Siregar juga menyoroti sejumlah potensi gangguan kamtibmas selama  Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, seperti peredaran narkoba, penyakit masyarakat, kejahatan jalanan, hingga kejahatan elektronik atau 'online scam'.

“Untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas perlu sinergi seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan Idul Fitri,” kata Irjen Pol Krisno H Siregar di Jambi Senin usai Rapat Koordinasi persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026.

Pada kegiatan tersebut Kapolda menyampaikan bahwa pengamanan Idul Fitri setiap tahun dilaksanakan melalui Operasi Ketupat yang bertujuan tidak hanya menjaga arus mudik, tetapi juga menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

“Operasi Ketupat bukan sekadar pengamanan arus mudik, namun juga memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan khidmat,” jelas Irjen Pol Krisno H Siregar.

Polri telah melaksanakan rangkaian persiapan Operasi Ketupat 2026 mulai dari Rakor Lintas Sektoral tingkat Mabes Polri hingga latihan pra operasi di tingkat Polda Jambi.

“Operasi Ketupat akan dilaksanakan sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam rangka mendukung pengamanan tersebut, Polda Jambi telah mendirikan 26 Pos Pengamanan, 17 Pos Pelayanan, serta dua Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri.

Polda Jambi bersama seluruh stakeholder akan terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman.

“Polda Jambi berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, sehingga situasi kamtibmas di Provinsi Jambi tetap kondusif,” kata Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar.

Kegiatan rakor itu dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, perwakilan Danrem 042/Gapu, perwakilan Kabinda, Sekda Provinsi Jambi, pejabat utama Polda Jambi, Kapolresta Jambi, pimpinan instansi vertikal, serta Forkopimda kabupaten/kota.

 

 

 



Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026