Kota Jambi (ANTARA) - Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) Provinsi Jambi menekankan peting peran media dalam menjaga kepercayaan publik melalui penyampaian informasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat.

"Industri jasa keuangan tak bisa jalan sendiri mengedukasi dan literasi kepada masyarakat, komunikasi yang baik antara industri dan media penting untuk menjaga kepercayaan publik," kata Ketua Umum FK-IJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya di Jambi, Kamis.

Hal itu disampaikan juga oleh Ketum FK-IJK yang juga Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi saat kegiatan silaturahmi dengan insan media se-Provinsi Jambi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat kolaborasi sekaligus memperkuat peran dalam memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat.

Menurut dia, informasi yang tidak akurat atau tidak berimbang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat dan berdampak pada stabilitas industri keuangan.

Karenanya FK-IJK mendorong insan media untuk mengedepankan prinsip verifikasi dalam pemberitaan serta membuka ruang komunikasi bagi media untuk melakukan konfirmasi sebelum publikasi.

Ia juga mengatakan industri jasa keuangan masih berada dalam kondisi stabil dan tetap mampu menghadapi dinamika global. 

Dengan pertumbuhan sektor keuangan yang terus berjalan meski mengalami perlambatan pada beberapa indikator seperti kredit dan aset, sehingga diperlukan kewaspadaan sekaligus menjaga optimisme di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Perang di Timur Tengah jika berlangsung lama, maka potensi dampaknya terhadap perekonomian akan semakin besar, terutama dalam bentuk kenaikan inflasi yang memicu lonjakan harga serta penurunan daya beli masyarakat," katanya.

Pihaknya berharap kolaborasi yang terjalin dengan media dapat memperkuat penyampaian informasi terkait produk dan layanan keuangan kepada masyarakat.

Kegiatan itu dihadiri Direktur Utama Bank Jambi Khairul Suhairi, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Jambi Agung Abimanyu, Ketua Perbanas Beny Setiawan, Ketua AAUI Amir Hamza serta berbagai pimpinan lembaga jasa keuangan.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026