Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hamba Batang Hari, Jambi terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah setempat.
Direktur Utama RSUD Hamba dr Ibnu Rahmad Muda di Muara Bulian, Senin, mengatakan saat ini pihak masih menghadapi kekurangan dokter spesialis jantung dan kanker.
Namun, pihak rumah sakit telah mengambil beberapa langkah untuk meningkatkan layanan kesehatan, termasuk mengajukan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD).
"Kami juga mendapatkan bantuan dari Kementerian Kesehatan untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis," katanya.
Selain itu, RSUD Hamba juga mengembangkan kerja sama dengan rumah sakit lain untuk meningkatkan layanan kesehatan.
Pihak rumah sakit juga melakukan pelatihan dan pengembangan bagi tenaga medis yang ada, serta meningkatkan fasilitas dan peralatan kesehatan untuk mendukung layanan kesehatan yang lebih baik.
Dengan adanya upaya-upaya tersebut, ia mengharapkan layanan kesehatan di Batang Hari dapat meningkat dan masyarakat dapat mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik.
"Mudah-mudahan tahun depan kita sudah bisa membuka layanan operasi jantung,"ujarnya.
RSUD Hamba juga terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan di daerah dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, RSUD Hamba telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan layanan kesehatan, termasuk penambahan fasilitas dan peralatan kesehatan, serta peningkatan kualitas tenaga medis.
"Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan layanan kesehatan di Batang Hari," katanya.
Sementara itu, RSUD Hamba juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, swasta, dan organisasi kesehatan, untuk meningkatkan layanan kesehatan di daerah setempat.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan layanan kesehatan di Batang Hari dapat lebih baik dan masyarakat dapat mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik.
Pewarta: Riski ApriyaniEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026