Kabupaten Bungo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo, Provinsi Jambi mendorong petani setempat untuk mengembangkan padi varietas Inbrida Padi Sawah Irigasi (Inpari) IR Nutri Zinc di lahan non-rawa guna memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
"Melalui penanaman padi varietas Inpari IR Nutri Zinc ini, fokus kami tidak hanya pada peningkatan hasil panen, tetapi juga melakukan intervensi kesehatan," kata Bupati Bungo Dedy Putra di lokasi optimasi lahan (Oplah) non-rawa, Dusun Sari Mulya, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Selasa.
Dedy meyakini pemilihan varietas itu memiliki dampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, terutama dalam percepatan penurunan angka stunting.
Padi IR Nutri Zinc dikenal kaya nutrisi dan sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil untuk memastikan tumbuh kembang anak yang optimal sejak dalam kandungan.
Selain soal kesehatan, bupati juga memberikan angin segar bagi para petani terkait kesejahteraan ekonomi.
Ia mengungkapkan rencana strategi pemerintah daerah bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) menyiapkan mesin penggilingan padi skala besar.
Upaya itu sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga gabah agar tidak merugikan petani saat musim panen tiba.
Selain itu, kehadiran mesin penggilingan padi diharapkan dapat menekan harga gabah di tingkat pasar dan memperkuat distribusi beras asli daerah tersebut.
"Kami ingin hasil panen petani tetap berada di daerah untuk memenuhi kebutuhan lokal, termasuk mendukung program Makan Bergizi Gratis," jelas bupati.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026