Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus menjaga stabilitas inflasi daerah.
Langkah itu diwujudkan melalui kegiatan tanam serentak padi ladang (gogo) Kota Jambi tahun 2026 yang dipusatkan di Kelompok Tani Kasturi, Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu.
Wali Kota Jambi Maulana mengatakan Kelompok Tani Kasturi memiliki keunikan karena para anggota bukan petani profesional, namun masyarakat yang peduli terhadap pertanian dan memanfaatkan lahan tidur, sehingga menjadi contoh pemanfaatan ruang produktif di tengah kota.
Kegiatan itu merupakan salah satu upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang dilakukan melalui penguatan ketahanan pangan nasional dengan mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi padi sebagai komoditas utama pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Pemerintah kota setempat menargetkan Luas Tambah Tanam (LTT) 2026 sebesar 529 hektare dari total target 654 hektare yang ditetapkan Kementerian Pertanian, yang diakselerasi melalui berbagai upaya, salah satu pengembangan padi ladang (gogo) seluas sekitar sembilan hektare.
Inovasi pertanian juga dilakukan melalui penerapan teknologi Salibu.
Ia mengatakan, melalui pola itu sangat memungkinkan satu kali tanam menghasilkan panen lebih dari satu kali pada lahan seluas sekitar 150 hektare.
"Kami berharap ketahanan pangan yang terjaga dapat berdampak positif terhadap daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas tingkat inflasi," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Jambi Amiruddin berharap para petani dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur selama ini belum digarap.
Selain itu ia juga meminta agar petani terus menjalin koordinasi dengan dinas pertanian agar memperoleh pendampingan dan dukungan yang diperlukan.
Sedangkan Pembina Kelompok Tani Kasturi Fiet Haryadi mengatakan sekitar 30 tumbuk penanaman padi dilaksanakan dengan dukungan bantuan benih dari pemerintah, sekaligus menjadikan Kelompok Tani Kasturi sebagai pusat edukasi bagi pelajar di kota tersebut.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026