Jambi (ANTARA) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi Kasful Anwar mengemukakan kehadiran mahasiswa internasional di lingkungan kampus setempat turut memberikan dampak positif terhadap dinamika akademik dan sosial. 

"Keberagaman latar belakang mahasiswa juga mendorong penguatan kualitas layanan akademik dan non-akademik," katanya di Jambi, Rabu. 

Ia menilai interaksi lintas budaya yang terjadi di ruang-ruang perkuliahan mampu memperkaya perspektif mahasiswa lokal, sekaligus memperkuat atmosfer global dalam proses pembelajaran.

Posisi UIN STS Jambi saat ini sebagai salah satu tujuan mahasiswa menempuh pendidikan tinggi keagamaan Islam yang diminati mahasiswa internasional.

"Kampus yang berada di Provinsi Jambi ini tercatat sebagai salah satu dari tiga besar perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia," katanya. 

Data tersebut sudah dirilis Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam laporan itu, UIN STS Jambi menempati peringkat ketiga dengan 73 mahasiswa internasional yang aktif menempuh studi di berbagai program studi. Posisi pertama ditempati UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan 117 mahasiswa internasional dan peringkat kedua UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan 92 mahasiswa internasional.

Ia mengatakan capaian ini menempatkan UIN STS Jambi sejajar dengan kampus-kampus besar lainnya dalam hal daya tarik global di bidang pendidikan Islam.

Peningkatan jumlah mahasiswa internasional tersebut, katanya, menjadi indikator penting bagi reputasi akademik UIN STS Jambi di tingkat internasional dan mencerminkan semakin luas jangkauan kerja sama dan promosi pendidikan yang dilakukan pihak kampus dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menjelaskan bahwa kampus dituntut menyediakan fasilitas, kurikulum, serta layanan pendukung yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa berasal dari berbagai negara.

Ia menegaskan peningkatan jumlah mahasiswa internasional harus diikuti dengan penguatan strategi internasionalisasi kampus secara berkelanjutan serta mendorong seluruh unit terkait, khususnya yang menangani kerja sama dan urusan internasional, untuk terus memperluas jejaring global. 

Menurut dia, kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, lembaga internasional, serta mitra strategis lainnya perlu ditingkatkan secara terarah dan berkelanjutan. 

Capaian ini, katanya, harus menjadi kesempatan memperkuat kolaborasi internasional, sedangkan unit terkait harus lebih proaktif membuka peluang kerja sama baru.

Kasful juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan bagi mahasiswa internasional, mulai dari proses penerimaan hingga pendampingan akademik dan sosial, dengan demikian pengalaman mahasiswa asing belajar di UIN STS Jambi dapat semakin optimal.

Ke depan, UIN STS Jambi harus mampu mempertahankan tren positif ini sekaligus meningkatkan jumlah mahasiswa internasional secara signifikan. 

Melalui penguatan kerja sama global dan peningkatan kualitas pendidikan, dia mengharapkan, kampus ini semakin berperan sebagai pusat studi Islam yang kompetitif di tingkat dunia. 



Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026