Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengatakan pihaknya merekrut pilot sipil untuk menjadi penerbang pesawat angkut dan helikopter milik TNI AU.
"Jadi, benar sekarang sudah ada 31 orang penerbang sipil yang sumbernya dari penerbang sipil kami rekrut menjadi penerbang Angkatan Udara. Mereka kita fokuskan untuk penerbang atau pilot pesawat angkut maupun pesawat helikopter," kata Tonny saat jumpa pers di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis.
Tonny mengatakan hal tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia TNI AU, terutama di bidang penerbang.
Program perekrutan itu juga bagian dari upaya TNI AU dalam membuka kesempatan bagi para pilot sipil yang ingin mengabdi pada negara.
Tonny menjelaskan ke-31 pilot sipil tersebut direkrut dari sekolah penerbang yang telah bekerja sama dengan TNI AU.
Para penerbang tersebut kemudian mengikuti pendidikan penyesuaian standardisasi oleh TNI AU di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
"Standardisasi ini maksudnya bahwa kita mempunyai standar dengan level yang sama. Mereka kita tuntut juga mempunyai attitude, kemudian mempunyai skill yang sama dengan penerbang Angkatan Udara," kata Tonny.
Pihaknya juga berupaya mengubah silabus agar materi pendidikan yang diberikan kepada peserta penerbang sipil sesuai dengan standar yang diterapkan TNI AU.
Setelah proses pendidikan, barulah para penerbang ditempatkan di skuadron TNI AU yang membutuhkan.
Dengan adanya program ini, Tonny berharap TNI AU dapat melahirkan penerbang-penerbang yang berkualitas dan siap membela negara.
"Kita harapkan mendapatkan penerbang-penerbang yang muda yang mempunyai apa skill yang nantinya juga bisa kita bina menjadi semakin baik," kata Tonny.
Pewarta: Walda MarisonUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026