Batang Hari, Jambi (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi memperkuat nilai religius masyarakat melalui gerakan berselawat demi menjaga tradisi Islam nusantara sekaligus memperkuat posisi sebagai wilayah yang aman, toleran, dan religius.
"Gerakan Jambi berselawat digulirkan sebagai wadah untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai gotong royong yang berlandaskan nilai keagamaan," kata Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris di Batang Hari, Senin.
Dia menjelaskan gerakan itu menjadi Komitmen TP-PKK dalam memperkuat nilai religius di daerah setempat.
Komitmen tersebut sejalan dengan peran strategis PKK sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan mental spiritual dan penguatan karakter keluarga.
Hal itu, kata dia, mengingat peran TP PKK sebagai fasilitator yang menghubungkan pelaksanaan program antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
Dirinya berharap, gerakan tersebut menjadi sarana pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga, baik secara lahiriah maupun batiniah.
Ketua TP-PKK Batang Hari Zulva Fadhil menyampaikan apresiasi gerakan itu karena bermanfaat menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat nilai spiritual masyarakat.
Dia menjelaskan bahwa berselawat merupakan ritual sebagai bagian hidup, yang tidak hanya Selawat Jibril dan Selawat Ibrahim yang sudah dikenal luas, akan tetapi juga Selawat Busyro juga memiliki manfaat besar.
Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah judi daring.
Menurut dia, gerakan spiritual seperti gerakan Jambi berselawat dapat menjadi benteng moral masyarakat yang dimulai dari rumah.
"Pencegahan judi online harus dimulai dari keluarga. Dengan memperbanyak selawat, hati menjadi tenang, hajat terkabul, masalah tercegah, dan rezeki bertambah. Ini ikhtiar batin sekaligus ikhtiar sosial kita bersama," katanya.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026