.....Siapa saja yang ingin memotret Kerinci dengan kata-kata berhak mengirimkan puisinya kepada panitia, dan kami akan menseleksi puisi yang layak diterbitkan......

Jambi (ANTARA Jambi) - Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi bekerjasama dengan Sangar Imaji, Bangko. Kabupaten Merangin akan menerbitkan sebuah antologi puisi yang menggambarkan keindahan objek wisata di Kerinci.

Dikatakan oleh Asro al Murthawy, penyair yang juga pengurus Sanggar Imaji, Minggu (8/4), penerbitan antologi ini dimaksudkan untuk memperkenalkan keindahan alam Kerinci kepada masyarakat melalui puisi.  

Antologi juga dimaksudkan sebagai rangkaian pelaksanaan Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci ke XII tahun 2012 yang akan diadakan di Kerinci pada Oktober mendatang.

"Kumpulan puisi ini bertema pariwisata Kabupaten Kerinci yang merupakan karya para penyair dari berbagai daerah di Indonesia," katanya.

Menurut dia, buku kumpulan puisi ini diharapkan mampu memotret obyek-obyek wisata, renungan-renungan kepariwisataan, serta gagasan-gagasan brilian seputar pengembangan kepariwisataan, khususnya di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

"Terbitnya antologi ini adalah sesuatu yang berbeda dari rangkaian Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci, sebab masyarakat dapat menikmati keindahan alam Kerinci tidak saja dari penampilan para seniman di atas panggung, tapi juga melalui puisi," katanya.

Sedianya, antologi akan berisi puisi sejumlah penyair dari Nusantara. Jadi tidak dari Jambi saja.

"Siapa saja yang ingin memotret Kerinci dengan kata-kata berhak mengirimkan puisinya kepada panitia, dan kami akan menseleksi puisi yang layak diterbitkan," lanjutnya.

Maka itu, konsep antologi puisi ini bersifat undangan. Setiap penyair yang ingin berpartisipasi dapat mengirimkan tiga karya puisi yang sejalan dengan gagasan pariwisata dan keindahan Kerinci.

Namun sayang, katanya, panitia belum dapat memberikan honor kepada para penyair yang puisinya nanti dimuat dalam antologi itu.  

"Dengan rendah hati juga perlu kami sampaikan bahwa untuk pemuatan puisi Anda kami tidak mampu menyediakan honorarium," katanya.

Selain itu, karena keterbatasan anggaran, buku juga akan dicetak dalam jumlah terbatas. Para penyair yang puisinya dimuat dalam antologi itu akan mendapatkan satu buku secara cuma-cuma. 

"Buku juga akan didistribusikan kepada para penulisnya, komunitas penyair lainnya serta lembaga-lembaga yang berkompeten," ujarnya.

Pihaknya akan mengundang para penyair pada saat pelaksanaan Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci sekaligus peluncuran buku puisi tersebut pada Oktober 2012 medatang.
(T.KR-YJ)

                          


Editor : Edy Supriyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026