.....Jika diberdayakan sesuai fungsinya, gedung pasar ini terbilang strategis, mengingat letaknya yang berada tepat di pinggir Sungai Pengabuan".....
Jambi (ANTARA Jambi) - Kepala Kantor Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Tata Bangunan (PPKTB) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Nasrul Effendi mengatakan, pihaknya akan segera mendata para pedagang yang berjualan di pinggir jalan dengan cara operasi pasar.
Pendataan itu dilakukan kepada para pedagang yang berjualan di pinggi jalan di Kota Kuala Tungkal, katanya ketika ditanya, Minggu.
"Nantinya kita akan lakukan operasi pasar dengan mendata para pedagang yang berjualan di luar, dan kita upayakan berdialog dengan mereka agar mereka mau kembali ke dalam pasar," katanya.
Banyaknya pedagang yang berjualan di pinggir jalan atau di luar Pasar Tanggo Rajo, juga disebabkan oleh kebiasaan masyarakat yang lebih memilih berbelanja di pinggir jalan daripada masuk ke dalam pasar.
"Dilihat dari segi pembeli, masyarakat ingin lebih praktis membeli di pinggir jalan, mereka cukup beli dari atas kendaraan tanpa harus turun," katanya.
"PPKTB bersama instansi terkait akan berupaya mengajak pedagang kembali berjualan di dalam pasar agar lebih tertib," kata Nasrul lagi.
Ia berharap upaya relokasi pedagang juga akan diikuti dengan terus melengkapi infrastruktur yang layak di Pasar Tanggo Rajo, sehingga pelanggan bisa lebih nyaman berbelanja dan pedagang tak dirugikan atas penertiban yang dilakukan pemerintah.
Saat ini bertumpuknya para pedagang pasar tradisional di Kuala Tungkal sudah memprihatinkan, bukan hanya membuat badan jalan menjadi sempit, pemandangan ini juga membuat pasar tersebut terkesan semrawut dan tidak teratur hingga tak jarang terjadi kemacetan.
Pemandangan ini dapat dilihat dari pukul 06.00 hingga pukul 12.00 WIB, seperti di kawasan Pasar Tanggo Rajo Ilir.
Meski Pemkab Tanjabat telah membangun gedung pasar dengan dana miliaran rupiah dari APBD, hingga kini gedung itu masih terbengkalai, meski ada beberapa kios yang diisi pedagang sayur dan ikan.
Padahal jika diberdayakan sesuai fungsinya, gedung pasar ini terbilang strategis, mengingat letaknya yang berada tepat di pinggir Sungai Pengabuan.
Bupati Tanjung Jabung Barat Usman Ermulan beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna menyikapi masalah yang terjadi terkait bangunan Pasar Tanggo Rajo Ilir.
Langkah awal memperluas jalan menuju Pasar Tanggo Rajo Ilir, kemudian baru dilakukan relokasi pedagang.(Ant)
Pewarta: EdisonEditor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.