Pada musim kemarau jalan tersebut berdebu membuat mengganggu kesehatvan masyarakat sekitar. Sedangkan pada musim hujan jalan tersebut menjadi becek dan sukar dilewati pengguna jalan.
Jalan rusak cukup parah, sehingga ruas kanan dan kiri jalan tersebut tidak bisa digunakan. Dan pengendara mobil maupun motor harus menggunakan pinggir jalan.
Jalan itu merupakan jalan lintas satu-satunya penghubung ke Bahar, Bajubang dan Penerokan.
Kemacetan ini terjadi akibat pengendara harus mengantre melewati jalan tersebut.
Indriani, seorang Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jambi mengakui bila kondisi jalan rusak itu cukup mengganggu aktivitasnya berkendaraan di kawasan itu.
"Iya disini sering macet, apalagi kalau hujan disini jadi becek," kata Indriani.***
Pewarta: Nita PriyantiEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026