Jambi, Antaranews Jambi - Swasembada bawang putih, target Indonesia di tahun 2021. Bawang putih, komoditi yang hangat diperbincangkan dalam 2 tahun ini, termasuk di Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Kerinci.

Kabupaten Kerinci merupakan satu-satunya Kabupaten di Provinsi Jambi yang memiliki bawang putih lokal yang telah ditanam sejak tahun 1928.

Bawang putih yang hampir ditinggalkan oleh petani, mulai memperlihatkan geliatnya kembali setelah adanya kegiatan perbenihan bawang putih oleh BPTP Jambi pada tahun 2017.

BPTP Jambi memperkenalkan beberapa varietas unggul bawang putih seperti Sangga Sembalun dan Tawangmangu Baru serta telah mendaftarkan varietas lokal Jangkiriah Adro ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian.

Benih yang dihasilkan dari kegiatan Tahun 2017 telah didistribusikan ke petani dan saat ini telah mulai berkembang di Kabupaten Kerinci.

Salah seorang petani yang berhasil menanam bawang putih bantuan benih dari BPTP Jambi adalah Wagiran dari Kelompok Tani Sejahtera Desa Batang Sangir Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci.

Wagiran menanam benih varietas lokal Jangkiriah Adro sebanyak 20 kilogram, yang ditumpangsarikan dengan tanaman cabai merah (2 baris bawang putih dan 1 baris cabai merah di tengahnya.

Dengan pemeliharaan intensif bawang putih tersebut dapat berproduksi dengan baik.

Kamis, 17 Januari 2019 hasil panen yang diperoleh sebesar 500 kilogram (berat basah).

Ukuran umbi varietas lokal Jangkiriah Adro juga lebih besar dibandingkan Sangga Sembalun dan Tawangmangu Baru, demikian juga dari segi produksi.

Bawang putih varietas Tawangmangu Baru yang ditanam oleh Narsan Kadir secara tumpang sari dengan cabai merah dengan benih 60 kilogram, hasil yang diperoleh sebesar 600 kilogram.

Berdasarkan hasil tersebut petani lebih menyukai bawang putih lokal Jangkiriah Adro dan berharap varietas ini bisa segera dilepas sebagai varietas unggul nasional.

Hanya kendala yang saat ini dihadapi petani adalah kesulitan dalam pemasaran hasil, karena kalah bersaing dengan bawang import yang terus membanjiri pasar di Kabupaten Kerinci dan Provinsi Jambi pada umumnya.

Petani berharap Dinas dan instansi terkait dapat membantu kendala pemasaran tersebut serta import bawang putih dapat dikurangi secara bertahap. Ini harapan petani bawang putih di Kabupaten Kerinci.****

(Dr Desi Hernita/Peneliti BPTP Jambi).

Baca juga: BPTP: Jambi miliki varietas tanaman pertanian khas potensial
Baca juga: Santri Tani Jambi ikuti peluncuran STM 2019 di Tasikmalaya


Pewarta: -
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026