Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota Jambi menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JMK) dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum Samsul Bahri di rumah duka Kecamatan Jambi Selatan, meninggal saat menjadi petugas ibadah haji.

Dalam penyerahan santunan itu turut hadir Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani selaku warga di lingkungan tersebut, Selasa.

Almarhum Samsul Bahri merupakan tokoh agama yang termasuk dalam petugas keagamaan yang difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan dan pembiayaan ditanggung oleh Pemerintah Kota. 

Almarhum masuk bersama 1.316 petugas keagamaan yang difasilitasi dengan BPJS ketenagakerjaan yang baru diluncurkan bersama 3.000 pekerja rentan.

"Kami ikut berduka cita secara mendalam dan mudah-mudahan beliau yang seorang hafiz quran dapat diterima di surga," kata Wali Kota Jambi Maulana.

Pemerintah setempat memberikan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan berupa manfaat jaminan kematian senilai Rp42 juta.

Penyerahan santunan JMK itu diterima Siti Arasy selaku istri Samsul Bahri, yang meninggal dunia pada Minggu 1 Juni 2025 di Kota Mekah saat almarhum menjalankan tugas sebagai pendamping jamaah calon haji.

Pihaknya sedang menunggu surat keterangan kematian almarhum, jika meninggal saat sedang menjalankan tugas maka ada hak lain yang harus diberikan yaitu beasiswa pendidikan untuk anak beliau senilai Rp155 juta.

"Semua surat dan dokumen yang diperlukan sudah kami kirimkan menunggu diverifikasi karena kematiannya di luar negeri sehingga butuh konfirmasi namun hari ini untuk semua hak dasar telah diserahkan," katanya. 

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mewakili keluarga almarhum Samsul Bahri menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza yang telah mendaftarkan para petugas keagamaan dengan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. 

"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan, kami selaku warga Kecamatan Jambi Selatan menyampaikan terimakasih dengan harapan anak almarhum yang ditinggalkan bisa menjadi penerus ayahnya sebagai tokoh agama," katanya.



Pewarta: Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026