Jambi (ANTARA) - KONI Provinsi Jambi menggandeng para pelaku usaha untuk bersama-sama memajukan dan meningkatkan prestasi olahraga provinsi itu menuju PON 2028 dengan pola bapak angkat cabang olahraga andalan dan berprestasi.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi di Jambi, Kamis, mengatakan KONI bersama Ketua Dewan Penyantun telah menggelar silaturahmi dan audiensi antara para dewan penyantun dan perusahaan di Jambi untuk membahas kondisi olahraga Jambi yang sedang menurun.

Hasil dari pertemuan tersebut, Mat Sanusi menyatakan untuk menaikkan kembali prestasi olahraga perlu dukungan dari semua pihak termasuk pada pelaku usaha di Provinsi Jambi.

Pertemuan dewan penyantun KONI Jambi yang dipimpin Sudirman SH MH yang juga Sekda Provinsi Jambi itu menekankan bahwa solusi konkret harus segera diterapkan salah satunya melalui keterlibatan dunia usaha dengan mengusulkan skema bapak angkat cabang olahraga agar pembinaan tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah.

"Kontribusi bukan hanya uang, tetapi bisa juga berupa peralatan dan kostum, cukup satu perusahaan membina satu cabang olahraga, maka kami berharap para pengusaha harus ikut andil dalam memajukan prestasi olahraga Jambi menuju PON, Porprov, atau event lainnya," kata Sanusi.

Anggaran pembinaan olahraga Jambi semakin anjlok dari Rp12,5 miliar pada 2025 menjadi Rp10 miliar pada 2026. Hal ini membuat Jambi kesulitan mengejar prestasi nasional.

"Kemudian lagi banyak atlet berbakat dan prestasi bisa meninggalkan Jambi karena daerah lain menawarkan pembinaan dan penghargaan lebih layak di mana Jambi kalah bersaing karena anggaran tidak cukup," kata Mat Sanusi.

KONI Provinsi Jambi berharap para pelaku usaha atau perusahaan di Jambi dapat menjadi bapak angkat untuk kemajuan cabang olahraga dan membantu meningkatkan prestasi olahraga Jambi.



Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026