Bungo, Jambi (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Thaha Jambi mengimbau kepada masyarakat di provinsi itu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
"Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan," tulis Forecaster On Duty BMKG Jambi M. Randy Herdyansyansyah HB di Jambi, Jumat.
Berdasarkan rilis data BMKG, hampir sebagian besar wilayah di Jambi berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang mulai siang hingga sore.
Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Merangin, Batang Hari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Bungo dan Tebo.
Berpotensi meluas hingga Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Sarolangun hingga Kota Jambi.
"Khusus cuaca di wilayah Kabupaten Bungo masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang pada siang, sore hingga malam hari," tambah dia.
Sementara itu, Polres Bungo memastikan banjir yang melanda sejumlah wilayah di kabupaten tersebut menjadi perhatian serius jajaran kepolisian.
Hingga saat ini, personel Polres Bungo terus disiagakan untuk melakukan patroli dan membantu masyarakat yang terdampak banjir di beberapa kecamatan.
Kasi Humas Polres Bungo Iptu Bambang Juli Mandala mengatakan kondisi debit air di sejumlah titik mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Meski demikian, masih ada rumah warga yang terendam sehingga aparat kepolisian tetap melakukan pemantauan intensif di lapangan.
"Personel masih membantu masyarakat terdampak banjir, baik melalui patroli, pemberian imbauan, maupun pertolongan kepada warga yang membutuhkan," kata dia.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat delapan kecamatan masih terdampak banjir.
Wilayah itu meliputi Kecamatan Tanah Tumbuh, Tanah Sepenggal, Tanah Sepenggal Lintas, Rantau Pandan, Muko-Muko, Muara Bungo, Bathin II Babeko dan Polsek Pelayang.
Lanjut dia, selain melakukan patroli rutin, aparat kepolisian juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai maupun daerah rawan genangan.
"Polres Bungo bersama instansi terkait saat ini juga terus berkoordinasi untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif serta mempercepat penanganan bagi warga yang terdampak pasca banjir," jelas Bambang.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026