Tanjung Jabung Timur, Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi bisnis Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tanjung Jabung Timur ditopang sertifikat Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang mengisyaratkan sekolah itu mampu mengelola usaha sendiri sekaligus melatih siswa berwirausaha.

"Saya bangga sekali hari ini hadir di SMK 1 Tanjung Jabung Timur. SMK ini sudah mendapat sertifikat BLUD, artinya sekolah ini mampu membuat usaha sambil melatih anak-anak berwirausaha," kata Al Haris di Tanjung Jabung Timur, Minggu.

Menurut Gubernur, jurusan-jurusan yang ada di sekolah tersebut sudah sesuai dengan potensi daerah. Untuk itu, pemerintah berjanji terus mendukung pengembangan SMKN 1 Tanjung Jabung Timur melalui program yang dibutuhkan siswa dan sekolah.

Sekolah kejuruan lain diharapkan secara bertahap memiliki peningkatan kapasitas dan pengembangan, agar menjadi sekolah vokasi unggulan yang mampu mencetak lulusan siap kerja di bidang otomotif, perikanan, kelautan, hingga pelayaran, seperti yang ada di SMKN 1.

Saat melihat fasilitas bengkel otomotif dan tempat budidaya lobster dan ikan hias, Gubernur menilai fasilitas sudah baik, mendukung jurusan yang ada untuk berkembang, sesuai karakter wilayah pesisir yang memiliki laut.

“Insyaallah kita akan bantu fasilitas lainnya supaya sekolah ini makin unggul dan bisa melahirkan anak-anak berjiwa wirausaha," ungkapnya.

Pemprov Jambi menetapkan empat SMK menerapkan sistem BLUD demi terwujudnya sekolah mandiri dan merdeka dalam pengelolaan keuangan sekolah.

Penetapan itu berdasarkan Keputusan Gubernur Jambi Nomor, 1372, 1373, 1383, 1384/KEP.GUB/PRKM-3.3/2024 tentang Penerapan Badan Layanan Umum Daerah Pada Sekolah Menengah Kejuruan

Empat sekolah tersebut masing-masing, SMKN 4 Kota Jambi, SMKN 1 dan 4 Tanjab Timur dan SMKN 5 Merangin. Ke depan semua SMK yang dianggap mapan dan memiliki orientasi bisnis terarah akan dijadikan badan layanan.

Saat ini SMK yang tengah melakukan usulan menjadi BLUD, meliputi SMKN 1 dan 2 Kota Jambi dan SMKN 1 Muaro Bungo.

 



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026