Jambi (ANTARA) - Tim SAR Gabungan berhasil evakuasi pria yang saat bersihkan sumur terjatuh ke dalam sumur sedalam belasan meter yang ada gas beracun terjadi di Dusun Datar, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Jambi, dimana korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban bernama Saja (26) warga setempat saat membersihkan sumur bersama rekannya Arifien (30) dengan cara menguras air sumur, keduanya diduga terhirup gas beracun dan berusaha naik ke luar dari dalam sumur, namun Saja diduga terjatuh akhirnya meninggal dunia," kata Komandan SAR Bungo, M Andri, dalam keterangannya, Selasa.

Tim SAR yang menerima laporan pada pukul 14.30 WIB kemudian menuju ke lokasi dan mencoba melakukan evakuasi, dimana korban Saja yang masih posisi dalam sumur, sedangkan rekannya Arifien berhasil naik dan selamat dalam keadaan lemas.

"Saksi mengatakan korban Saja tidak bisa naik dan saat dilihat saksi sudah meninggal dunia dalam sumur tersebut," kata Andri.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 13.30 WIB saat korban sedang melakukan aktivitas pengurasan sumur, namun di tengah proses pembersihan, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri di dasar sumur.

Saksi di lokasi menduga adanya kandungan gas beracun yang menyebabkan korban susah bernapas dan kehilangan kesadaran sehingga tidak mampu menyelamatkan diri.

Aksi cepat pihak Pos SAR Bungo menerima informasi kejadian dari personil Damkar setempat dan menanggapi laporan tersebut, tujuh personil Rescue dari Pos SAR Bungo segera dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan lengkap.

Tiba di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur Polsek Muko-Muko Bathin VII dan masyarakat setempat untuk melakukan evakuasi. Proses pengangkatan korban dilakukan dengan prosedur keamanan ketat mengingat adanya potensi gas berbahaya di ruang terbatas (sumur).

Pada pukul 14.45 WIB, korban berhasil dievakuasi ke permukaan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah korban segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Dengan diketemukan nya korban, Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup.

 

 



Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026