Jambi (ANTARA) - Bupati Merangin M Syukur terus berupaya mendorong Bangko menuju kota modern, maka secara bertahap terus dilakukan pembenahan pada masalah persampahan dan tata ruang.
Upaya pembenahan difokuskan terhadap dua masalah tersebut, karena selama ini belum menjadi perhatian serius, kata Bupati M Syukur saat ditemui di saat acara perlombaan Burung Berkicau di Bangko, Minggu.
"Dua persoalan itu urgen untuk diselesaikan, meski secara bertahap sebagai langkah untuk menuju kota modern," tegasnya.
Oleh karena itu, sejak setahun terakhir persoalan sampah, yang berhubungan dengan kebiasaan kurang peduli masyarakat terus diubah.
Syukur menyoroti prilaku warga yang buang sampah sembarangan, bahkan main lempar saja dan akhirnya berserakan di luar tempat yang telah disediakan.
Selain itu, tempat penampungan sampah terlalu dipinggir jalan utama diletakkan. Kondisi itu, merusak pandangan, apalagi di suatu kota pusat ibu kota kabupaten.
"Kota Bangko pusat ibu kota Kabupaten Merangin yang dibela lintas Sumatra bagian tengah. Sangat strategis menjadi kota modern," ujarnya.
Justru itu, persoalan sampah semakin menjadi antensinya, telah dimulai di kawasan pasar dan mendapat dukungan para pedagang.
"Di pasar pusat kota sudah dan terus dilakukan pembenahan agar semakin bersih. Kesadaran masyarakat terus diberi paham," ujarnya.
Mantan senator itu menegaskan, pihaknya juga menginstruksikan para lurah di daerah agar serius menangani masalah sampah serta terus mengubah prilaku masyarakatnya.
"Waktu dekat kami kumpulkan lagi lurah-lurah bahas soal sampah ini, setelah itu ke depan juga para kepala desa," ujarnya.
Ke depan itu, bagaimana setiap permukiman menyiapkan tong atau bak sampah di setiap rumahnya, agar bisa tertata, bersih dan indah.
Selain itu, kata Syukur, bangunan yang tidak teratur dan tak sesuai tata ruang akan dibongkar.
Termasuk mengganggu secara estetika atau keindahan kota, karena itu banyak terlihat karena ada pembiaran.
"Secara bertahap dua fokus ini dijalankan, sehingga harapan menjadikan Bangko menuju kota modern bisa tercapai," ujarnya.
Pewarta: Agus SupriyatnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026