Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menetapkan status siaga darurat bencana untuk menghadapi ancaman Godzilla El Nino.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batanghari Sholihin di Muara Bulian, Kamis, mengatakan bahwa status siaga darurat tersebut mulai berlaku sejak 14 April 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Oktober 2026.
"Untuk status siaga darurat ini kita tetapkan pada tanggal 14 dan di adakan rapat bersama Forkopimda,"katanya.
Penetapan status ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan yang diperkirakan meningkat dalam beberapa bulan ke depan.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi tersebut akan bertahan hingga September 2026, dengan puncak intensitas terjadi pada Agustus 2026.
Selama periode tersebut, BPBD bersama Forkopimda akan memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan di wilayah rawan terdampak.
"Dampak gozilla el nino ini bukan sekadar panas menyengat, namun curah hujan yang jauh di bawah normal,"ujarnya.
Dengan adanya penetapan status siaga darurat ini, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta dampak kekeringan yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.
Pewarta: Riski ApriyaniEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026