Jambi (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi kerja sama dengan PT Cassia Co-Op untuk memperkuat layanan ekspor komoditas kayu manis (cinnamomum verum) asal Kerinci melalui terminal peti kemas Pelabuhan Talang Duku di Jambi.

"Kami dan PT Cassia Co-Op telah kerja sama dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Berita Acara Kesepakatan untuk melalukan ekspor kayu manis dari Jambi," kata General Manager Pelindo Regional 2 Jambi Febrianto Zenny di Jambi, Senin.

Melalui kesepahaman ini, ekspor kayu manis Jambi dengan peti kemas ditargetkan mencapai sekitar 1.000 hingga 1.500 ton pada 2026 dengan tujuan pasar Amerika, Eropa, dan Asia.

Ia mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergisitas strategis guna meningkatkan arus ekspor komoditas unggulan daerah .

“Melalui kerja sama ini, kami mendorong optimalisasi layanan kepelabuhanan agar distribusi komoditas, khususnya kayu manis asli Jambi, semakin efisien, berkualitas dan berdaya saing di pasar global,” ujarnya.

Ruang lingkup nota kesepahaman mencakup pemanfaatan fasilitas dan layanan kepelabuhanan untuk mendukung kelancaran logistik dan peningkatan volume ekspor komoditi kayu manis asal Kerinci.

Sementara itu Founder PT Cassia Co-Op Patrick Barthelemy menyampaikan bahwa komitmen ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pasar ekspor sekaligus meningkatkan branding dan efisiensi distribusi kayu manis asal Kerinci Jambi yang memiliki nilai strategis di pasar Internasional.

Penandatanganan MoU dan Berita Acara Kesepakatan ini turut dihadiri jajaran manajemen Pelindo Regional 2 Jambi dan IPC Terminal Peti Kemas Area Jambi, serta Founder dan Direktur PT Cassia Co-Op.

Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat posisi pelabuhan jambi sebagai pintu gerbang ekspor komoditi unggulan daerah ke pasar global, khususnya kayu manis yang merupakan salah satu komoditi utama dari wilayah Kerinci, Provinsi Jambi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026