Merangin, Jambi (ANTARA) - Bupati Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi Muhammad Syukur menilai kegiatannya sedekah bumi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat kepada Allah, yang telah banyak memberikan kemudahan di antaranya hasil panen yang melimpah dan berbagai nikmat lainnya terus diberikan oleh sang pencipta. 

"Saya sangat memberikan apresiasi atas digelarnya acara ini. Terimakasih kepada masyarakat yang telah mengembangkan budaya dari manapun itu, sepanjang di Merangin berarti itu budaya Merangin," ungkap bupati di Desa Koto Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Rabu.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak Kades Koto Baru dan masyarakatnya untuk terus melestarikan acara Sedekah Bumi, sehingga budaya tersebut tidak hilang dan akan terus berlanjut digelar sampai anak dan cucu.

Selain itu bupati minta Kades bersama perangkat Desa Koto Baru untuk melakukan Sholat Subuh keliling ke masjid-masjid yang ada di wilayah kerjanya, minimal satu minggu sekali.

Terpisah, Ketua Paguyuban Keluarga Merangin Jambi (PKJM) Amir Ahmad menegaskan, dengan adanya PKJM bisa menyatukan seluruh warga Merangin asal Jawa yang tersebar di 24 kecamatan dalam Kabupaten Merangin.

Tujuannya, jelas Amir Ahmad, bukan untuk membuat perbedaan di masyarakat, tetapi bagaimana warga Merangin asal Jawa bisa sama-sama membantu pemerintah dalam rangka menyukseskan pembangunan.

‘’Saya yakin kita selaku keluarga Jawa bisa untuk mewujudkan hal itu, karena biasanya warga Jawa itu aktif dan kreatif, bisa memanfaatkan lahan dalam mendukung program ketahanan pangan maupun swasembada pangan,’’ujar Amir Ahmad.

Pria berbadan gempal tersebut, juga menerangkan kalau Sedekah Bumi bila dikemas secara menarik dapat memikat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Merangin, diawali dari acara Sedekah Bumi di Desa Koto Baru.

Tanpak hadir pada acara tersebut, Kadis Kominfo Merangin Akhoi, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Mujiburrahman, Camat Tabir Lintas Ny Mawarna, pejabat lainnya dan sesepuh warga Merangin asal Jawa.

Acara Sedekah Bumi kali ini diwarnai Pawai Gunungan menyajikan berbagai hasil pertanian yang kemudian direbutkan pada acara tersebut. Acara ditutup dengan makan siang bersama dan silaturahmi. 



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026