......Pemerintah terus mendukung berdirinya koperasi, khususnya bagi koperasi yang berlokasi di pedesaan, karena untuk mengembangkan usaha agribisnis skala kecil perlu dibentuk koperasi......
Jambi (ANTARA Jambi) - Gubernur Jambi Hasan Basri Agus berharap agar koperasi di wilayah ini dapat terus berperan maksimal dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan dalam membangun Jambi.

Saat peringatan hari Koperasi ke-68 Tingkat Kota Jambi di Jambi, Kamis, Gubernur menjelaskan bahwa untuk memajukan ekonomi di daerah sebagai percepatan pembangunan ekonomi yang berbasis kerakyatan, pengembangan koperasi sebagai sokoguru perekonomian masyarakat adalah suatu program kerja yang mutlak dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jambi. Diantaranya melalui pemberdayaan koperasi berbasis agribisnis di perdesaan.

"Pemerintah terus mendukung berdirinya koperasi, khususnya bagi koperasi yang berlokasi di pedesaan, karena untuk mengembangkan usaha agribisnis skala kecil perlu dibentuk koperasi. Tanpa koperasi, tidak mungkin agribisnis kecil dapat berkembang. Koperasi inilah yang akan berhubungan dengan pengusaha besar," kata gubernur.

Selain itu, pemerintah katanya juga memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat di perdesaan maupun perkotaan untuk mengembangkan koperasi, diantaranya melalui fasilitasi permodalan, pelatihan teknis dan manajeman, serta melakukan mediasi dengan pihak swasta.

Gubernur menjelaskan, secara kuantitatif, pertumbuhan koperasi di Provinsi Jambi meningkat dari 3.559 unit pada tahun 2013 menjadi 3.659 pada tahun 2014, atau naik sebesar 2,73 persen. Dan, pemerintah melakukan berbagai upaya agar pertumbuhan secara kuantitatif disertai dengan pertumbuhan secara kualitatif.

Dikatakannya, penguasaan 'business plan' yang baik, manajeman pengelolaan yang profesional, memperkuat kelembagaan dan organisasi koperasi, sangatlah penting demi terciptanya koperasi yang handal dan dapat menjadi penopang perekonomian rakyat Indonesia, terlebih menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

"Dalam hal 'business plan' perencanaan bisnis dapat menerapkan nilai-nilai Syariah sebagai penggerak proses bisnis, seiring fenomena berkembangnya bisnis-bisnis yang menerapkan prinsip Syariah. Seperti menjamurnya perbankan-perbankan Syariah dan lembaga pembiayaan Syariah," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Walikota Jambi Syarif Fasha mengungkapkan, awal dirinya menjadi Walikota Jambi, kondisi koperasi di Kota Jambi sangat memprihatinkan. Dimana koperasi yang aktif tidak sampai 50 persen. Namun dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun masa kepemimpinannya, 274 unit koperasi di Kota Jambi tercatat sudah layak dan bertahan hidup.

Upaya yang dilakukannya yakni dengan pembinaan dan bantuan permodalan dari Pemerintah Kota Jambi melalui sinergi tiga instansi, yaitu Dinas Koperasi, Dinas Sosial dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi.

Fasha menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi siap memfasilitasi dan membantu koperasi di Kota Jambi, seperti dengan telah dicanangkannya Kampung Batik di Seberang, Kampung Tenun di Danau Sipin, dan Kampung Tenun dan Kampung Batik di Pulau Pandan yang pengembangannya melalui koperasi. (Ant)

Pewarta: Dodi Saputra
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026