Seorang pedagang gorengan molen mengeluh pasalnya harga minyak goreng mengalami kenaikan yang cukup tinggi akibat dicabutnya subsidi minyak goreng.
"Dengan kenaikan minyak goreng ini penghasilan kami setiap harinya merosot, sampai sekarang harga minyak goreng masih Rp24 ribu perliternya, ditambah lagi bahan baku seperti gandum juga mengalami kenaikan, akibat dengan kenaikan harga tersebut terpaksa kami sebagai penjual gorengan molen mengurangi adonan," kata pedagang molen, Bunga di Muarabulian, Jum'at (25/03)
Harga minyak goreng yang tak kunjung turun, membuat masyarakat mengeluh yang dirasakan sekarang, terutama pedagang gorengan.
"Kalau tidak ada minyak goreng bagaimana kita mau menggoreng molen ini, tidak mungkin diganti dengan cara merebus molen tersebut, biasanya penghasilan kami Rp250 ribu perhari dan sekarang tidak sampai segitu penghasilannya," ujarnya
Maka dari itu, dirinya cuma mengharapkan ke pemerintah kembalikan harga bahan pokok seperti biasanya terutama minyak goreng.
"Jika adanya penurunan bahan sembako khususnya harga minyak goreng, maka meningkat juga penghasilan kami dan para pedagang kecil lainnya," katanya
Pewarta: Riski ApriyaniEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026