Jambi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi berencana membangun bandar udara (bandara) baru bertaraf internasional di wilayah pesisir.
"Investor yang ingin membangun bandara internasional sudah datang, sudah ada pertemuan awal dengan kami, mudah-mudahan akan ditindaklanjuti dalam 1-2 bulan ini," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, di Jambi, Selasa.
Ia menjelaskan, investor yang sudah menjalin komunikasi dengan pemerintah merupakan investor swasta dalam negeri. Mereka serius menjajaki pembangunan bandara baru tersebut.
"Sebenarnya ada dua lokasi yang ditawarkan pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan bandara tersebut, yakni di Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur," katanya.
Namun, menurut Sudirman, yang paling strategis di Tanjabtim karena daerah tersebut berada di dekat laut (pesisir). Pada umumnya bandara kelas internasional berada di wilayah pesisir.
"Rencananya panjang landasan bandara baru mencapai 2.602 meter dengan lebar landasan 45 meter," ujarnya.
Saat ini bandara yang ada, yakni Sultan Thaha Saifuddin, statusnya belum bertaraf internasional, karena panjang runway (landasan pacu) masih kurang.
"Bandara yang ada sekarang kualifikasinya masih kurang, saat dibangun tidak masuk kategori bandara internasional sesuai ketentuan Kementerian Perhubungan," kata Sudirman.
Pewarta: Nanang Mairiadi/AgusEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026