Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengalokasikan anggaran dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp66 juta bagi korban kebakaran dan bencana lain yang terjadi pada tahun 2025.

"Kami memiliki program unggulan yaitu Kampung Bahagia, yang erat kaitan terhadap dukungan pencegahan pemadam kebakaran," kata Wali Kota Jambi Maulana di Jambi, Senin.

Bantuan tersebut bertujuan membantu meringankan beban bagi warga yang terdampak musibah di daerah itu

Dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jambi Tahun Anggaran (TA) 2025.

Ada sembilan orang penerima bantuan antara lain Misro, pemilik bangunan non-permanen yang mengalami kerusakan sangat berat akibat bencana kebakaran sehingga mendapatkan bantuan senilai Rp15 juta.

Kemudian ada Pasra, pemilik bangunan non-permanen mengalami kerusakan sangat berat akibat bencana kebakaran sehingga mendapatkan bantuan senilai Rp15 juta.

Eko Gunawan menerima bantuan senilai Rp3 juta karena luka bakar yang menyebabkan cedera berat akibat bencana kebakaran pada kendaraan roda dua, serta bantuan tambahan sebesar Rp2,5 juta untuk kerusakan pada kendaraan tersebut.

Kemudian Mohammad Fazri Romdhon, pemilik bangunan permanen, mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa pohon sehingga menerima bantuan sebesar Rp2 juta.

Selain itu M Amin Syafri, pemilik bangunan permanen mengalami kerusakan ringan akibat angin puting beliung sehingga mendapatkan bantuan senilai Rp2 juta. Mely Safera, pemilik bangunan permanen yang mengalami kerusakan ringan akibat angin puting beliung sehingga mendapatkan bantuan senilai Rp2 juta.

Rusiah pemilik bangunan semi permanen mengalami kerusakan sangat berat akibat bencana kebakaran sehingga mendapatkan bantuan senilai Rp20 juta.

Sukiman mendapatkan bantuan senilai Rp2,5 juta karna kendaraan roda dua tertimpa pohon dan Stefany Tri Aryani Paskah pemilik bangunan mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa pohon sehingga mendapatkan bantuan senilai Rp2 juta.



Pewarta: Agus Suprayitno/Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026