Kota Jambi (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Jambi bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melaksanakan kegiatan panen padi sawah di Kecamatan Pelayangan guna mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Kami melaksanakan panen padi sawah dalam upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI) untuk mewujudkan swasembada pangan nasional," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi Evridal Asri di Jambi, Kamis.
Program swasembada Pangan merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada serta memperluas cakupan sawah untuk mendukung target swasembada pangan.
Berdasarkan data DPKP setempat, luas tambah tanam (LTT) dalam peningkatan produksi padi di Kota Jambi telah melampaui target, yaitu seluas 534 hektare (ha) dari target LTT seluas 520 hektare.
Ia mengatakan saat ini luas panen sudah mencapai 95 persen dengan rata-rata hasil produksi lebih kurang 6 ton per hektare.
Kawasan lahan pertanian tanaman padi di Kota Jambi tersebar pada beberapa wilayah, yakni Kecamatan Danau Teluk, Kecamatan Pelayangan, Kecamatan Telainaipura dan Kecamatan Jambi Timur.
Pemerintah Kota Jambi berharap agar hasil panen itu dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani serta membantu perkuat pasokan beras lokal wilayah itu.
"Semoga hasil panen ini memberikan manfaat kepada petani dan dapat membantu dalam mendukung pasokan beras lokal," kata Evridal.
Sementara Kepala BRMP Provinsi Jambi Firdaus mengatakan siap mendukung penuh peningkatan produksi padi melalui teknologi modern dan optimalisasi lahan rawa, serta padi gogo.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BRMP Provinsi Jambi Firdaus, Staf Ahli Wali Kota Jambi Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Feriadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Sekretariat Daerah Kota Jambi Mulyadi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Camat beserta Lurah se-Kecamatan Pelayangan.
