Jambi (ANTARA) - Prestasi kagum kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) dimana tim Cakrawala yang terdiri dari dua mahasiswa lintas fakultas, berhasil meraih Juara 1 Lomba Nasional Essay Competition Pesta Ilmiah Sriwijaya (PIS) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Sriwijaya (Unsri) beberapa waktu lalu.
Dua mahasiswa berprestasi tersebut adalah Jaka Nirwana, mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian (FAPERTA), dan Irfan Aziz, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Keduanya mengangkat tema kolaborasi teknologi dan peternakan sebagai solusi inovatif dalam pengembangan sektor peternakan di era digital.
Lomba Nasional Essay Competition PIS 2025 menjadi ajang kompetitif yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa menuangkan ide, gagasan, dan solusi kreatif terhadap isu-isu strategi nasional melalui karya tulis ilmiah.
Dalam penyusunan esai, Jaka dan Irfan mengkaji berbagai permasalahan utama di sektor peternakan, seperti efisiensi produksi, manajemen pakan, kesehatan ternak, serta pengelolaan limbah peternakan. Kajian tersebut diperkaya dengan data dari jurnal ilmiah, laporan resmi, dan studi kasus yang kemudian ditransfusikan dengan pemanfaatan teknologi seperti sistem informasi digital, sensor, dan pengolahan data untuk mendukung pemeliharaan peternakan yang lebih efektif dan modern.
Ketua Jurusan Agribisnis, Dr. Mirawati Yanita SP, MM, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian yang diperoleh Jaka dan Irfan.
“Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan prestasi yang luar biasa, namun juga menunjukkan kontribusi positif mahasiswa dalam memberikan solusi inovatif untuk menciptakan sistem peternakan yang modern dan berkelanjutan.Semoga pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menggali potensi dan berkontribusi bagi kemajuan pertanian dan teknologi,” kata Dr Mirawati.
Jaka dan Irfan mengikuti kompetisi ini berangkat dari kepedulian terhadap masa depan peternakan berkelanjutan di Indonesia. Keduanya meyakini bahwa pemanfaatan teknologi memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas ternak, sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan peternak.
“Melalui esai ini, kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi teknologi dan peternakan dapat menjadi solusi strategi untuk menciptakan sistem peternakan yang efisien dan berkelanjutan di era Society 5.0,” kata Jaka.
Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen UNJA dalam mencetak mahasiswa unggul, inovatif, dan berdaya saing nasional. Keduanya berharap gagasan yang diusung dapat menjadi inspirasi serta kontribusi nyata bagi pengembangan sektor peternakan Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi.
Pewarta: Nanang MairiadiUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026