Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota Jambi menjajaki pengembangan energi berbasis biomassa dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau waste to energy (WTE) sebagai langkah konkret mendukung transisi menuju energi hijau.

"Kami tengah menjajaki berbagai upaya untuk mendukung energi hijau melalui transformasi pemanfaatan energi berbasis biomassa dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau waste to energy ," kata Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha di sela menghadiri kegiatan PLN Smart Mobility Day di Jambi, Jumat.

 

Kota Jambi, lanjutnya, terus mendorong pengelolaan sampah berwawasan lingkungan guna mengurangi emisi karbon sebagai bagian dari mekanisme pembangunan rendah karbon.

Kegiatan PLN Smart Mobility Day diwarnai dengan penyerahan hadiah undian Gelegar Maksi PLN dan peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Wilayah PLN UP3 Jambi.

Ia berharap digitalisasi yang telah merambah berbagai sektor dapat dimanfaatkan untuk menghemat waktu, sehingga melalui digitalisasi layanan PLN, kecepatan, ketepatan, dan kualitas layanan dapat disajikan secara ringkas serta terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat

Pemerintah Kota Jatim mendorong penguatan ketahanan energi, percepatan transisi energi hijau, serta pemerataan akses listrik, sekaligus menyatakan kesiapan bermitra dengan PT PLN (Persero) dan menjadi lokus pengembangan jaringan listrik berbasis energi hijau atau nonfosil dalam program listrik nasional.

 

 

Pihaknya juga mengapresiasi kontribusi PT PLN UP3 Jambi atas pengembalian hasil pungutan PBJT tenaga listrik yang bernilai strategis dan memberikan tambahan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara Manajer UP3 PLN Jambi M Burhanuddin Muflihul Hasan mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk apresiasi PLN terhadap pelanggan setia yang telah menggunakan aplikasi PLN Mobile.

Sementara itu, peresmian SPKLU Fast Charghing itu merupakan langkah konkret dalam membangun infrastruktur kendaraan listrik yang andal, mudah diakses dan standar tinggi.



Pewarta: Agus Suprayitno/Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026