Jambi (ANTARA) - Tim Basarnas Jambi melakukan evakuasi terhadap seorang warga di Kabupaten Muaro Jambi yang ditemukan tewas dalam sumur akibat keracunan udara saat membersihkannya.
"Korban bernama Rustam (48) ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia dalam sumur, setelah sebelumnya tercium aroma tidak sedap dari lokasi tersebut, sehingga Basarnas turun melakukan evakuasi," kata Humas Basarnas Jambi M Luthfi di Jambi, Senin.
Kejadian bermula pada pukul 10.30 WIB ketika salah seorang warga mencurigai adanya bau busuk yang menyengat dari luar rumah korban.
Saat dilakukan pengecekan, saksi terkejut menemukan sesosok tubuh berada di dalam sumur tersebut. Laporan kemudian diteruskan kepada Kepala Desa Kasang Kumpeh Ana, yang segera menghubungi Kantor SAR Jambi.
Setelah menerima laporan darurat tersebut, Kantor SAR Jambi langsung menerjunkan satu tim Rescue yang beranggotakan 7 personel.
Menggunakan kendaraan Rescue Car dan peralatan evakuasi lengkap, tim tiba di lokasi kejadian perkara (LKP) dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban.
"Tim bergerak cepat menuju lokasi yang berjarak sekitar 4,6 kilometer dari kantor. Setibanya di sana, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan teknik evakuasi di ruang terbatas," ujar Luthfi.
Proses evakuasi yang menggunakan peralatan mountaineering dan Confined Space Rescue (CSR) berlangsung sekitar 12 menit, korban berhasil diangkat ke permukaan. Jenazah Rustam kemudian langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Provinsi Jambi untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi SAR ini melibatkan kerja sama solid dari berbagai pihak, di antaranya Kantor SAR Jambi, DVI Polres Muaro Jambi, Polsek Kumpeh Ulu, BPBD Muaro Jambi, Puskesmas Kumpeh Ulu, dan Babinsa setempat.
Dengan ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi, Operasi SAR resmi dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing.
Pewarta: Nanang MairiadiEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026