Kota Jambi (ANTARA) - Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengajak masyarakat harus bangga menggunakan produk lokal hasil pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), guna meningkatkan perekonomian daerah.

Hal itu disampaikan Wagub Abdullah Sani saat membuka bazar yang digelar oleh Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jambi, di Kota Jambi, Selasa.

Ia mengatakan, banyak usaha rumahan yang tumbuh dari dapur, namun mampu menopang pendidikan anak dan ekonomi keluarga. Hal tersebut sebagai wajah ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, sebut dia, Pemerintah Provinsi Jambi melalui program unggulan 'Pro-Jambi Tangguh' terus mengucurkan bantuan modal kerja bagi UMKM, industri rumah tangga, hingga bisnis rintisan anak muda (start-up) milenial.

Selain itu, pihaknya terus mendorong UMKM 'naik kelas' melalui digitalisasi dan meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta memperluas jaringan pemasaran melalui platform digital.

Momentum bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh BKOW ini, menurut wagub, sebagai bentuk kolaborasi peningkatan ekonomi perempuan. Sekaligus sebagai solusi di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat selama bulan puasa.

"Namanya pasar murah, harganya harus lebih murah dari pasar biasa, lebih terjangkau untuk masyarakat, dan bisa meningkatkan pendapatan pedagang perempuan," katanya.

Ia menilai bahwa pasar sementara (bazar) bukan sekadar tempat transaksi jual-beli, melainkan sebuah wadah, pemberdayaan dan kepedulian. 

Apalagi, di tengah tren kenaikan harga pangan saat Ramadhan, kehadiran bazar ini bertujuan menghadirkan produk dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Wagub juga mengingatkan bahwa keberhasilan bazar tidak hanya diukur dari pendapatan yang diperoleh, tetapi termasuk dari manfaat sosial yang dihasilkan. 

Terkait bazar menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong antarwarga.

Selain membantu konsumen, kata dia, bazar ini menjadi panggung bagi para pelaku UMKM, khususnya kaum perempuan, untuk memamerkan produk unggulan mereka.

Hal ini mempertegas bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam ketahanan ekonomi keluarga.

Mewakili pemerintah, ia menekankan bahwa organisasi wanita bukan sekadar pelengkap pembangunan, melainkan mitra utama dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh dan produktif.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026