Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) berkolaborasi dalam rangka memperkuat ekonomi kreatif di sektor pariwisata dan kebudayaan.

Kerja sama itu bertujuan meningkatkan konektivitas ekonomi antarprovinsi Sumatera serta potensi ekspor ke Singapura melalui Kepri.

"Pengembangan bersama ini akan memaksimalkan potensi geografis maritim, meredam konflik pengelolaan wilayah, dan dorong pertumbuhan ekonomi regional," ungkap Gubernur Jambi Al Haris melalui rilisnya di Jambi, Selasa.

Menurut Al Haris, pertemuan tersebut bertujuan untuk sinergi pembangunan, konektivitas, dan ketahanan pangan.

Dengan fokus utama pengembangan Pulau Berhala di Kabupaten Lingga (Kepri), Selat Berhala, sebagai wilayah perbatasan kedua provinsi yang kaya potensi wisata alam seperti pantai, terumbu karang, dan budaya lokal.

Kedua gubernur juga sepakat mengembangkan infrastruktur pariwisata seperti penginapan, wisata bawah air (diving), termasuk festival budaya di kedua wilayah.

Selain itu, memanfaatkan pelabuhan di Kepri untuk ekspor produk Jambi, seperti hasil laut dan pertanian ke pasar luar negeri seperti Singapura.

Sekaligus, memperkuat rute transportasi kapal cepat antarwilayah untuk menarik wisatawan domestik dan luar negeri.

Al Haris menambahkan inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi lintas provinsi di Indonesia, dengan proyeksi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata hingga 20-30 persen dalam dua tahun ke depan.

Al Haris menegaskan negara mengizinkan pengelolaan bersama sepanjang kegiatan tersebut menguntungkan kedua belah pihak baik Jambi dan Kepri.

Pulau Berhala memiliki jejak sejarah, di situ terdapat makam keramat yang memiliki keterkaitan bagi penyebaran agama Islam di Jambi.

Meski secara administrasi tidak masuk wilayah Tanjung Jabung Timur, Jambi, namun pulau itu paling banyak dikunjungi oleh warga Jambi karena untuk tujuan wisata dan ziarah makam, mengingat jaraknya relatif dekat dengan Jambi.

Sejak 1980, pulau yang memiliki pesona wisata itu diperebutkan oleh Jambi dan Kepri (dulu Riau).

Namun tahun 2012, Mahkamah Agung (MA) memutuskan Pulau Berhala masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Pulau tersebut menjadi tujuan wisata bahari masyarakat Jambi, selain jaraknya yang dekat, lanjut dia, pulau itu memiliki pesona pantai pasir putih dan hamparan batu-batu besar yang menjadi magnet warga untuk berkunjung ke pulau tersebut.

"Di atas bukit di pulau itu ada makam Datuk Paduka Berhala yang sangat erat kaitannya dengan Jambi," sebut dia.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026