Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung (Tanjab) Timur, Provinsi Jambi mengusulkan tiga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan melalui penguatan ekosistem masyarakat pesisir.
"Kita sudah usulkan tiga lokasi di tiga kecamatan, pastinya program ini sangat membantu nelayan dan keluarganya," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Hendri di Muara Sabak, Senin.
Menurut dia, usulan tersebut sudah dilayangkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), daerah yang di usulkan merupakan kantong nelayan yang memiliki kantong populasi cukup besar.
Ketiga desa dan kelurahan yang diusulkan meliputi, Kelurahan Nipah Panjang Satu, Kecamatan Nipah Panjang. Desa Kuala Simbur, Kecamatan Muara Sabak Timur dan Kelurahan Tanjung Solok. Kecamatan Kuala Jambi.
Hendri menjelaskan, untuk menguatkan program Kampung Nelayan Merah Putih, ia telah mengajukan upaya pembangunan satu solar packed dealer nelayan (SPDN). Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar bagi nelayan.
Termasuk nelayan lain yang ada di sekitar KNMP. Lokasi itu rencananya dibangun di Kelurahan Nipah Panjang Satu.
Langkah itu, ungkap dia, diharapkan mampu menjawab kebutuhan bahan bakar solar untuk aktivitas para nelayan.
Mengingat dari 6.150 nelayan yang ada, saat ini hanya mengandalkan satu SPDN dengan pasokan rata rata per tahun di angka 200 Kiloliter (Kl), padahal kebutuhan riil di lapangan saat ini mencapai 550 Kl.
Kehadiran satu stasiun bahan bakar tersebut merupakan upaya pemerintah memberikan kemudahan bagi nelayan dalam mendapatkan pasokan bahan bakar.
Ia berharap, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih dapat mempercepat rencana pendirian SPDN baru di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
"Sudah cek lapangan tahap satu, mudah-mudahan ada tindak lanjut dari Pertamina, apalagi calon lokasi merupakan wilayah yang kita usulkan (KNMP)," jelasnya.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026