Tanjab Barat, Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD setempat mengenai penyelenggaraan cadangan pangan dan desain induk pembangunan kependudukan.

"Cadangan pangan daerah memiliki peran penting dalam menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat secara cukup, aman, bermutu, dan terj9angkau. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terencana, transparan, dan akuntabel," kata Wakil Bupati Tanjabbar Katamso di Kuala Tungkal, Selasa.

Katamso berharap Ranperda inisiatif yang diusulkan oleh legislatif tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, ia mengingatkan bahwa penyusunannya perlu diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), serta kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Ia menambahkan, implementasi Ranperda tersebut diharapkan dapat mengintegrasikan berbagai isu strategis daerah, seperti percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga persiapan menghadapi bonus demografi.

Terkait Ranperda tentang penyelenggaraan cadangan pangan, pemerintah daerah menilai regulasi tersebut sangat krusial dalam memperkuat ketahanan pangan lokal, terutama untuk menghadapi kondisi darurat, kerawanan pangan, bencana alam, maupun gejolak harga.

Sementara itu, mengenai Ranperda grand design pembangunan kependudukan yang tengah dibahas, Katamso berharap regulasi ini dapat menjadi pedoman pembangunan kependudukan yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan di masa depan.

"Kami berharap sinergi dan kerja sama yang baik antara DPRD dengan pemerintah daerah terus terjalin guna menghasilkan produk hukum daerah yang berkualitas, aspiratif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat," ujarnya.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026