Kota Jambi (ANTARA) - Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz menyatakan dukungan terkait rencana pembangunan jalur kereta api sebagai alternatif angkutan tambang batu bara sekaligus pemicu pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
"Menurut saya itu sebuah pemikiran yang sangat baik, itu diusulkan oleh gubernur, memang prosesnya belum sampai kepada kita. Baru berdasarkan informasi, kalau memang dibutuhkan dukungan dalam hal ini kebutuhan anggaran dari APBD, kami bersikap akan mendukung," kata Hafiz di Jambi, Selasa.
Menurut dia, gagasan yang awalnya diusulkan oleh Gubernur Jambi ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat baik bagi masa depan daerah.
Meskipun proses regulasi dan usulan resmi belum sampai ke meja DPRD, Hafiz menegaskan bahwa pihak legislatif siap memberikan intervensi dan dukungan penuh,.
Menurut dia, kehadiran jalur kereta api ini tidak hanya menjadi solusi alternatif bagi carut-marut persoalan angkutan komoditas, tetapi juga diyakini akan memberikan dampak ganda (multiplier effect) yang luas bagi perekonomian masyarakat Jambi.
Mengingat jalur rel kereta ini dinilai akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka aksesibilitas yang lebih luas di berbagai wilayah Provinsi Jambi.
Di sisi lain, Hafiz menegaskan bahwa rencana proyek kereta api ini tidak akan mengganggu proyek yang sedang berjalan.
Pemerintah dan pihak terkait tetap fokus menyelesaikan target pembangunan jalan khusus batu bara yang ditargetkan rampung pada tahun ini.
Ia menambahkan bahwa integrasi antara jalan khusus dan jalur kereta api adalah hal yang lumrah dan sudah berhasil diterapkan di banyak daerah lain.
Dengan adanya sinergi antara jalan khusus dan jalur kereta api, diharapkan mobilisasi batu bara di Jambi dapat dialihkan sepenuhnya dari jalan umum, sehingga mampu mengurai kemacetan sekaligus meminimalisir konflik sosial di masyarakat.
"Banyak daerah juga jalan khusus batu bara jalan, jalur kereta juga jalan. Saya kira ini hal yang baik untuk membuka akses-akses akan banyak dampak (ekonomi) bagi masyarakat," jelas dia.
Sebelumnya Gubernur Jambi Al Haris telah melakukan penjajakan ke Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membahas rencana pembangunan jalur kereta api dari Kabupaten Bungo, melintasi Kabupaten Sarolangun, Batang Hari, Muaro Jambi hingga bermuara ke Pelabuhan Talang Duku (Kemingking).
Dalam pertemuan itu gubernur menilai pembangunan jalur kereta api menjadi langkah strategis untuk mendukung kelancaran distribusi hasil tambang di Provinsi Jambi, sekaligus menekan biaya logistik perusahaan tambang.
"Kemenhub mendukung dan mereka siap berkolaborasi dengan Pemprov Jambi mewujudkan pembangunan kereta api batu bara di Provinsi Jambi," ungkapnya.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026