ANTARA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menegaskan pemerintah Indonesia mengutamakan prinsip diplomasi dalam mengupayakan penyelamatan terhadap sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan oleh otoritas Israel ketika melakukan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Dalam hal ini, Juru Bicara Kemlu Yvonne Elizabeth Mewengkang pada Kamis (21/5) menyatakan pemerintah Indonesia tidak berkomunikasi secara langsung dengan pemerintah Israel.(Afra Augesti/Ibnu Zaki/Rizky Bagus Dhermawan/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)