Jambi (ANTARA) - Prodi Ilmu Pemerintahan, Prodi Sendratasik FKIP, Prodi Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Teluk, Pemayung, Batanghari mengadakan Festival Durian Teluk 2025 dalam rangka mendukung upaya Desa teluk menjadi Desa wisata berbasis kearifan lokal, budaya dan menjadi desa mandiri.
Kegiatan tang bertujuan mengembangkan dan meningkatkan pembangunan pedesaan ini dilaksanakan di Desa Teluk pada 4 Januari dan 5 Januari 2025.
Kegiatan dihadiri Rektor Unja Prof Helmi, Kepala LPPM Prof Amirul Mukminin, Wakil Dekan Faperta, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari, Camat Pemayung, Ketua dan Anggota DPRD Batanghari, Ketua Jurusan Jisip, Ketua Jurusan Sejarah, Seni dan Arkeologi FKIP, Dosen Faperta Unja serta masyarakat sekitar dan pengunjung Festival Durian Teluk 2025.
Rektor Unja mengapresiasi rangkaian kegiatan Festival Durian Teluk 2025 melalui kolaborasi Pemdes Teluk dengan Prodi Ilmu Pemerintahan, Prodi Sastra Indonesia dan Prodi Sejarah, Seni dan Arkeologi FKIP Unja sebagai tindakan nyata keseriusan Unja dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi guna membantu dan mendampingi desa dalam mengembangkan potensi dan mencapai kemandirian desa.
“Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahun agar menjadi sebuah tradisi yg mengakar sampai generasi selanjutnya, Potensi durian di Desa Teluk juga sangat di kagumi oleh banyak pihak dan dapat menjadi ikon bukan hanya bagi Desa Teluk, tapi juga bagi Provinsi Jambi, dan berharap potensi durian di Desa Teluk dapat dikembangkan agar memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat desa,” ujar Rektor.
Kepala LPPM Unja Prof. Amirul Mukminin, mengatakan Unja senantiasa siap membantu dan mendampingi desa melalui kegiatan pengabdian dan penelitian dosen dan mahasiswa.
“Unja juga akan memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah Batanghari termasuk di Desa Teluk dalam membangun kemandirian desa lewat pariwisata, peternakan, pertanian dan pelestarian adat budaya lokal,” ungkapnya.
Desa Teluk adalah desa yang setiap tahun menjadi tempat para dosen dan mahasiswa melakukan kegiatan penelitian dan pengabdian sebagai bentuk tanggung jawab tridharma perguruan tinggi.
Pewarta: TuyaniUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026