Kuala Tungkal (ANTARA) - Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyerahkan 503 paket beasiswa program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake) pendidikan bagi pelajar pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi.

Abdullah Sani di Tanjabbar, Sabtu, menyampaikan bahwa pendidikan adalah jantung pembangunan, melalui ‎pendidikan yang berkualitas dan merata dapat membentuk benih masa depan daerah yang lebih maju, ‎berdaya saing, dan berkeadaban.

Program bantuan pendidikan Dumisake dirancang sebagai langkah konkret untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan serta mendorong pemerataan kesempatan belajar di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

‎"Tidak boleh ada satu pun anak di wilayah ‎Provinsi Jambi yang tidak sekolah karena keterbatasan biaya, dengan program Dumisake inilah solusi untuk anak kita yang kurang mampu," kata Wagub Sani.

Menurut dia, bantuan yang diberikan mencakup dukungan ‎biaya pendidikan, perlengkapan sekolah, seragam, alat tulis, hingga beasiswa bagi siswa berprestasi kurang mampu, yang bersifat transparan dan tepat sasaran.

Sebanyak ‎503 paket bantuan bagi pelajar di Tanjabbar meliputi 210 pelajar SMA, 168 pelajar SMK, dan 98 pelajar SLB, dan bantuan iuran sekolah untuk 27 pelajar yang bersekolah di sekolah swasta.

Program tersebut diharapkan mampu ‎meringankan beban para orang tua, membantu kebutuhan belajar siswa, serta menjadi motivasi bagi ‎anak-anak untuk belajar dengan semangat. Sekaligus memastikan tidak ada anak di daerah putus sekolah karena keterbatasan biaya.

Sani berpesan kepada siswa-siswi penerima bantuan untuk tetap semangat menuntut ilmu, manfaatkan bantuan sebaik-baiknya untuk menunjang ‎kegiatan belajar menuju masa ‎depan yang lebih baik untuk generasi penerus yang akan membawa daerah menuju kemajuan.

‎"Pemerintah Provinsi Jambi akan terus berkomitmen ‎menguatkan kolaborasi antara sekolah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ‎ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan," tutur Wagub.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026