Kabupaten Tanjung Jabung Timur (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Provinsi Jambi Muhammad Sum Indra bahas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta berbagai tantangan yang dihadapi petugas dalam menjalankan tugas keseharian di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak.
"Semua keluhan dan masukan sangat penting, saya pastikan akan membawa dan menyuarakan kebutuhan Lapas dalam Sidang Paripurna DPD RI agar dapat diperjuangkan secara formal," katanya di Jambi, Selasa.
Sum Indra memastikan, seluruh aspirasi yang di sampaikan terkait pelaksanaan undang-undang yang di maksud menjadi atensi penting untuk di suarakan di parlemen.
Sekaligus menjadi momentum penting bagi Lapas Narkotika Muara Sabak untuk mempertegas kebutuhan institusi, memperkuat komunikasi dengan pusat kebijakan. Dengan harapan pelaksanaan undang-undang pemasyarakatan berjalan sesuai prinsip profesionalisme dan humanisasi.
Kalapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, M. Askari Utomo berharap aturan tersebut menjadikan pelayanan pemasyarakatan ke depan semakin berkualitas, dan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi warga binaan maupun masyarakat luas.
Ia menilai diskusi tersebut memberi dampak positif bagi peningkatan motivasi dan pemahaman petugas terhadap arah kebijakan pemasyarakatan.
"Diskusi seperti ini memberikan semangat baru bagi kami. Dengan adanya perhatian dan komitmen dari DPD RI, kami optimis pelayanan dan sistem pembinaan dapat terus ditingkatkan," jelasnya.
Usai berdialog, Muhammad Sum Indra meninjau sejumlah fasilitas, termasuk ruang Pembinaan Kemandirian (Binker). Di sana ia melihat secara langsung hasil karya warga binaan, seperti kerajinan tangan dan produk olahan yang menjadi bagian dari program pembinaan keterampilan.
Ia mengapresiasi kreativitas warga binaan dan kerja keras petugas dalam mengembangkan program pembinaan.
“Produk seperti ini menunjukkan pembinaan yang berjalan baik. Potensi ini harus terus dikembangkan agar warga binaan memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
