Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jambi isi kegiatan pergantian tahun dengan doa bersama pastikan tidak ada perayaan pesta rakyat, hal itu si kuatkan dengan surat edaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi.
"Malam 31 kita ada sholawat, dzikir bersama sama doa bersama, pak Habib Syech (hadir) di acara itu," kata Sekda Provinsi Jambi, Sudirman di Jambi, Minggu.
Ia memastikan, pemerintah provinsi tidak menggelar hiburan pesta rakyat. Acara pergantian tahun akan di isi doa bersama dan kegiatan ceramah agama.
Pemprov Jambi telah resmi mengeluarkan surat edaran terkait penyelenggaraan malam Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut dikeluarkan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi guna memastikan perayaan pergantian tahun berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Surat edaran bernomor 3280/SE/DISBUDPAR/-R.1/XII/2025 itu menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur terkait dalam pengamanan dan pelaksanaan kegiatan malam tahun baru di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Poin yang tertuang dalam keputusan itu diantaranya memastikan penyelenggaraan perayaan malam tahun baru berjalan aman dan kondusif dengan melibatkan pihak/unsur terkait.
Sebagai bentuk refleksi dan penguatan nilai kebersamaan, Pemprov Jambi juga akan menggelar doa lintas agama pada 31 Desember 2025. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Taman Mini H Zulkifli Nurdin, Arena Eks MTQ, dengan menghadirkan ulama nasional Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.
Selain doa bersama, Pemprov Jambi mengimbau masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif, seperti aksi sosial dan penggalangan donasi bagi para korban bencana.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026