Kota Jambi (ANTARA) - Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly berharap Presiden RI Prabowo Subianto dapat memberikan perhatian serius terhadap polemik lahan antara masyarakat dan perusahaan (zona merah) sehingga solusi terbaik bagi masyarakat dapat segera ditemukan.
"Kami berharap Presiden RI Prabowo Subianto dapat memberikan perhatian serius terhadap polemik ini agar solusi terbaik yang berpihak kepada masyarakat dapat segera terwujud," katanya usai pengumuman pembentukan panitia khusus (pansus) terhadap polemik kawasan zona merah dalam rapat paripurna di Gedung DPRD, Kota Baru, Kota Jambi, Rabu.
Pembentukan pansus terkait polemik kawasan zona merah di Kota Jambi bertujuan untuk menyelesaikan konflik klaim lahan antara PT Pertamina dan warga yang terdampak.
"Kami menepati janji kepada masyarakat yang terdampak kawasan zona merah, termasuk warga yang sertifikat hak miliknya diblokir. Tercatat sebanyak 5.506 sertifikat hak milik (SHM) dengan luas sekitar 1.400 hektare dinyatakan berada di zona merah dan diklaim sebagai aset negara," kata dia.
Ia mengatakan pansus tersebut dipimpin Muhili Amin sebagai ketua, didampingi Umar Faruk sebagai wakil ketua dan Ahmad Faisal sebagai sekretaris.
Pansus mulai menyusun agenda kerja pada Januari 2026 dengan menggelar rapat dengar pendapat bersama PT Pertamina, BPN, Pemkot Jambi, serta instansi terkait dengan pendampingan Kejaksaan Negeri, sekaligus mengundang warga dan forum masyarakat terdampak zona merah, serta berkonsultasi ke pemerintah pusat agar seluruh pihak memiliki pemahaman dan persepsi yang sama.
"Kami juga berharap ke depan dapat ditempuh langkah pelepasan aset negara untuk masyarakat melalui mekanisme dan kebijakan yang sah sesuai ketentuan," katanya.
Sementara Wali Kota Jambi Maulana mendukung pembentukan pansus terkait polemik kawasan zona merah dan menilai langkah DPRD tersebut sebagai bagian dari upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat yang penyelesaiannya memerlukan peran pemerintah pusat, dukungan secara politis, serta pendampingan pemerintah kepada warga.
