Kota Jambi (ANTARA) - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jambi Muhammad Amin, membantah tegas terkait isu yang beredar menuding penggunaan dana zakat untuk operasional kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah.

"Ada kabar yang beredar di media sosial menuding penyalahgunaan dana zakat oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, untuk membiayai kegiatan Safari Ramadhan. Itu tidak benar," kata Muhammad Amin di Jambi, Jumat.

Dalam pernyataan klarifikasi itu, Amin menegaskan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi merupakan kegiatan dakwah resmi dalam kapasitas pemerintah sebagai pelayan umat (Khadimul Ummah).

"Saya menjamin tidak ada sepeser pun dana zakat yang digunakan untuk membiayai perjalanan maupun operasional Wakil Gubernur," tegasnya.

Ia menyatakan pengelolaan dana Baznas dilakukan secara ketat berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan PP Nomor 14 Tahun 2014.

Pengeluaran dana wajib didasarkan pada delapan golongan penerima zakat (asnaf), dan tidak diperbolehkan keluar dari aturan tersebut.

Dalam agenda Safari Ramadhan, Baznas memang menyalurkan santunan kepada penerima zakat (mustahik) dan kaum duafa. 

Namun, dalam penyaluran dilakukan berdasarkan data valid dari kepala desa, lurah, hingga Baznas kabupaten/kota.

Amin menekankan Wakil Gubernur bergerak menggunakan anggaran pribadi dan fasilitas di luar Baznas.

Kehadiran Wakil Gubernur justru membantu mengoordinasikan umat agar bantuan Baznas tersalurkan secara langsung dan tepat sasaran.

Terkait narasi yang viral di media sosial, Ketua Baznas menyatakan keprihatinannya atas informasi yang dianggap sebagai fitnah. 

Meski merasa dirugikan, pihak Baznas menyatakan telah memaafkan pihak-pihak yang menyebarkan informasi keliru tersebut. 

Namun, mereka tetap meminta adanya klarifikasi agar masalah ini tidak menimbulkan prasangka buruk di masyarakat.

Hingga saat ini, Baznas Jambi mengklaim telah berkontribusi nyata dengan menyalurkan lebih dari 6.000 beasiswa, bantuan untuk 1.800 UMKM, serta lebih dari 70.000 paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Demi Allah, saya nyatakan dana zakat tidak kami gunakan untuk operasional Safari Ramadhan. Wagub berjalan dengan uang sendiri, bergerak di luar fasilitas Baznas," tegasnya.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026