Kota Jambi (ANTARA) - Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdatul Ulama (Lazisnu) wilayah Jambi menyediakan sembilan program peduli umat sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.
"Peluncuran program ini sebagai upaya mendukung pemerintah meningkatkan derajat masyarakat ekonomi rendah di Jambi," kata Ketua Lazisnu Jambi, Ali Murtada di Jambi, Jumat.
Ia merinci, sembilan program unggulan tersebut meliputi pemberian 99 beasiswa santri berprestasi dan kurang mampu. Sebanyak 99 santri cakap digital, 80 gerobak pemberdayaan ekonomi umat.
Kemudian sebanyak 80 pengusaha muda, sembilan bedah rumah sehat guru ngaji, sembilan bedah asrama sehat santri, sembilan umroh gratis guru ngaji. Termasuk program gerakan 'dusun' (donasi untuk kesejahteraan umat negeri) Jambi.
Lanjut Ali, program Lazisnu tidak bersinggungan dengan kegiatan yang telah dibuat oleh Badan Amil Zakat (Baznas). Menurutnya program tersebut justru bentuk kolaborasi dalam upaya mensejahterakan masyarakat.
Sembari menunggu izin Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) dan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi.
Saat ini penghimpunan dana Lazisnu masih menginduk ke Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU). Untuk menjaga transparansi, Lazisnu bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia dalam pengumpulan dana dari masyarakat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jambi, Johansyah, menyebut program tersebut sangat baik.
Menurutnya, Lazisnu memiliki kesamaan dengan program yang digagas oleh pemerintah daerah. Seperti, program beasiswa, bedah rumah dan kegiatan pelatihan bagi calon pengusaha muda.
"Kita coba padukan, saya optimistis program tersebut dapat diterima. Mengingat kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat," kata Johansyah.
