Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi merancang sebanyak 10 proyek strategis untuk mewujudkan program pembangunan Kota Jambi Bahagia.

Program tersebut dipaparkan Wali Kota Jambi Maulana dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Aula Griya Mayang, Kota Jambi, Senin.

Maulana memaparkan program tersebut antara lain pengembangan kawasan Kota Tua, pembangunan gedung parkir, pembangunan aviary, diorama, revitalisasi Pasar Talang Banjar serta Pasar Induk Talang Gulo.


Selanjutnya  pengembangan Danau Retensi Simpang Rimbo, kerja sama layanan angkutan kota dan fasilitas terminal, penguatan UMKM di Terminal Rawasari, pengembangan wisata tiga danau, serta pengembangan wisata religi di kawasan Jambi Kota Seberang.

Perencanaan pembangunan daerah ke depan akan difokuskan pada sejumlah isu strategis yang menjadi tantangan pembangunan Kota Jambi Bahagia.

"Pertumbuhan penduduk yang meningkat dan ekspansi wilayah perkotaan telah memicu kemacetan lalu lintas serta tingginya mobilitas masyarakat, sehingga pemerataan prasarana dan utilitas kota perlu terus ditingkatkan agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat," katanya.

Ia juga menyoroti tekanan terhadap kualitas lingkungan hidup akibat perkembangan sosial dan ekonomi yang pesat di kawasan perkotaan yang berdampak pada ruang terbuka hijau (RTH) yang berkurang.

Kemudian konflik pemanfaatan ruang yang muncul, peningkatan tingkat polusi, serta kerentanan Kota Jambi terhadap bencana banjir dan dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

Menurut dia, perencanaan tata ruang yang adaptif dan selaras dengan kebutuhan ruang hijau serta ruang publik menjadi kunci untuk menciptakan kota yang tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim.

"Kami berharap pembangunan kota dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata dia.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026